Serahkan Kartu BPJS Kesehatan, Bupati Koltim: Mencegah Lebih Baik Dari Pada Mengobati

LOEYA – Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang merupakan program unggulan dari Pemerintah Pusat turun hingga ke daerah.

Dimana sebelumnya Kartu BPJS Kesehatan adalah gabungan dari Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), dan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang digabung menjadi BPJS.

Bupati Kolaka Timur (Koltim), Tony Herbiansyah mengatakan, penyerahan kartu kesehatan merupakan program pusat dan daerah untuk selalu memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya di bidang kesehatan. Olehnya itu kartu tersebut sangat penting dan berguna utamanya pada saat berobat di Rumah Sakit (RS).

“Setelah mendapatkan Kartu BPJS ini, tolong disimpan dengan baik. Sebab kartu tersebut sangat penting pada saat melakukan pengobatan di RS ataupun di Puskesmas. Karena kartu tersebut bersifat gratis dan tidak dipungut biaya,” tegas Tony, pada Senin (05/02/2018).

Bupati Kolaka Timur, Tony Herbiansyah saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan penyerahan Kartu BPJS secara langsung kepada Masyarakat Kecamatan Loeya. (Foto: Jaspin)

Dilanjutkannya, salah satu program Pemerintah Pusat yang kedua dari Dana Desa (DD), adalah kesehatan. Olehnya itu terang Tony, Pemerintah Daerah sangat mendukung program tersebut. Sehingga semua masyarakat khususnya di Koltim bisa meperoleh kartu BPJS.

“Melalui dana hibah kabupaten sebesar Rp 4 miliyar lebih, tahun ini kita menambah menjadi 15 ribu kartu BPJS Kesehatan untuk Kabupaten Koltim. Dimana pada tahun 2017 lalu hanya 5 ribu saja kartu BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Untuk itu, Tony mengimbau masyarakat agar kartu BPJS dapat dipergunakan dengan baik untuk proses pengobatan.

“Kalau toh pasien dirujuk, tinggal diperlihatkan saja kartu BPJSnya dimanapun tempat berobatnya, baik di Jakarta sekalipun karena berlaku di seluruh Indonesia,” terangnya.

Wakil Bupati Kolaka Timur, Hj Andi Merya Nur (kiri, berpakaian dinas) pada penyerahan kartu BPJS Kecamatan Loeya. (Foto: Jaspin)

“Tapi jangan juga mentang-mentang sudah punya kartu kesehatan, maunya sakit terus. Padahal lebih baik mencegah penyakit dari pada mengobati,” sambungnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Koltim, Zainuddin Bony mengatakan, pemberian kartu BPJS merupakan program Bupati Koltim sejak tahun 2017 lalu mulai dicanangkan.

Sedangkan untuk tahun 2017 lalu kartu tersebut hanya mampu digunakan sebanyak 5 ribu jiwa saja. Berlanjut semakin bertambah hingga mencapai 15 ribu kartu BPJS se Kabupaten Koltim.

“Program Bupati ini sangat didukung penuh. Sehingga hampir semua masyarakat di 12 Kecamatan menerima kartu BPJS tersebut. Insya Allah tahun 2019 kata Bupati, jika masih ada masyarakat kurang mampu yang belum mendapat tahun ini, akan diberikan lagi tahun berikutnya,” paparnya.

Lebih lanjut Zainuddin menambahkan, Pemerintah Daerah Koltim menargetkan seluruh masyarakat dapat menggunakan kartu BPJS Kesehatan dan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya sendiri apabila ada yang sakit.

“Kita terus tingkatkan kartu BPJS Kesehatan ini, supaya masyarakat benar-benar merasakan bantuan kesehatan,” pungkasnya.

Reporter: Jaspin
Editor: Kardin

Video

BERITA TERKINI

METRO KENDARI

BERITA TERKINI

KOLAKA RAYA

BERITA TERKINI

SOSOK

KONAWE RAYA

TAJUK

Satu dari 16 Perempuan Alami Seks Pertama Kali Karena Diperkosa

INTERNASIONAL - Bagi lebih dari 3,3 juta anak perempuan dan perempuan di Amerika, hubungan seks untuk pertama

BERITA TERKINI

BUTON RAYA

PERISITIWA

BERITA TERKINI